Meningkatkan peran BUMDES dalam mendorong Pendapatan Asli Desa (PAD) Desa Semamung Taken MoU dengan IISBUD SAREA

Sumbawa Besar  (23/7/2020)

Setelah desa Penyaring dan Kerekeh, kini Desa Semamung menjalin kerjasama dengan Institut Ilmu Sosial & Ilmu Budaya Samawa Rea (IISBUD SAREA). Kali ini, kerjasama yang terbangun dengan tujuan meningkatkan peran BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) dalam mendorong pendapatan asli desa (PAD). Kerjasama ini ditandai dengan penekanan Memorandum of Understanding (MoU) antara IISBUD SAREA dengan pihak Pemerintah Desa setempat. Itu juga merupakan bagian dalam kegiatan KKN 2020 angkatan IV dengan tema : “Berbasis Riset dan Kerja Sosial” MoU telah ditandatangani beberapa hari lalu.

Hal itu juga dibenarkan oleh Dosen Fakultas Hukum IISBUD SAREA, Dr. Ahmad Yamin, SH., MH. “iya benar, teken MoU nya sudah dilakukan pada hari Jum’at tanggal 10 Juli yang lalu,” ujarnya. Diterangkannya, bahwa dalam MoU itu memiliki beberapa kebijakan dari Pemerintah Desa Semamung. Diantaranya mengenai pengembangan unit usaha BUMDES.

Itu, kata Ahmad Yamin, dalam rangka pengembangan air bersih untuk masyarakat di wilayah Desa Semamung. Kemudian, lanjutnya, pengembangan produk-produk unggulan Desa yang nantinya akan menunjang pendapatan asli desa. Secara administratif BUMDes di Desa Semamung sudah menerapkan E-BUMDes dalam rangka pemasaran produk unggulan Desa yang saat ini Desa Semamung telah bekerja sama dengan KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan) Ropang untuk pengembangan budidaya madu dan pengembangan kuliner lokal serta pariwisata runah kopi, ini akan menjadi sektor unggulan dalam pengembangan unit usaha BUMDes kedepannya,’ ungkapnya.

“Nah, jadi keriasama IISBUD dengan Desa Semanung ini lebih kepada penataan ulang regulasi pada tingkat Desa, mmtuk mendukung arah kebijakan atau program Desa bailk jangka pendek maupun jangka menengah yang tertuang dalam RPIMDes dan RKPDes,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Program Studi Ilmu Pemerintahan IISBUD SAREA, Dedi Supriadi, S.Pd., M.Si. menambahkan, bahwa kerjasama itu juga bertujuan untuk memacu peran mahasiswa dalam mengimplementasikan teori-teori yang telah dipelajari dibangku perkuliahan agar selaras dengan aksi-aksi dilapangan. “Dan ini menunjukkan, bahwa mahasiswa IISBUD SAREA siap didayagunakan ditengah masyarakat, demikian singkatnya.